Psikolog: Kepercayaan Diri Itu Kemauan Tak Bisa Ditularkan

Psikolog: Kepercayaan Diri Itu Kemauan Tak Bisa Ditularkan
iStock

Sering ‘memaksa’ seseorang buat percaya diri? Duh, kepercayaan diri itu kemauan tak bisa ditularkan..

Mungkin kamu sering menyemangati temanmu dengan kata-kata, ‘Percaya deh kamu pasti bisa!’. Tidak salah memang, namun jangan kecewa ketika temanmu tak dapat melakukannya.

Seperti yang diungkap oleh psikolog klinis dewasa dan hypnoterapist dari Sanatorium Dharmawangsa, Jakarta, Liza Marielly Djaprie, M. Psi. Menurutnya, kepercayaan diri itu bisa ditingkatkan kalau ada kemauan. Meski kamu mencoba mencontohkan agar temanmu pecaya diri kalau dia sendiri tak ingin melakukannya ya tetap tidak akan berhasil.

img

Photo by Alexander Suryo

Dalam acara Woop Connect yang kali ini berkolaborasi dengan merek pasta gigi Systema, seorang peserta bertanya bagaimana dia bisa membangkitkan rasa kepercayaan diri muridnya untuk berbicara bahasa Inggris. Kebetulan peserta tersebut merupakan konsultan di salah satu tempat kursus bahasa Inggris populer Indonesia. 

Sebagai guru, peserta bernama Caesar di acara Woop Connect yang bertemakan ‘Self Confidence’ itu mengaku sudah sering memberikan semangat terhadap muridnya untuk mencoba praktis bicara bahasa Inggris namun kerap kali gagal. Ia mengatakan kalau muridnya tak percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris di depannya. Lalu apa solusinya?

Liza menjelaskan, sulit untuk membuat seseorang lebih percaya diri kalau dia tak ada kemauan. Terkadang mereka tak percaya diri karena kemauannya kurang serta rasa malasnya besar.

“Kalau bahasa itu kan harus dilatih biar bisa percaya diri mengucapkannya. Nah kalau dia nggak mau latihan gimana mau bisa. Nggak mau latihan karena apa? Malas? Terkadang itu yang bikin orang tidak bisa melakukan sesuatu sehingga mereka tak percaya diri,” kata Liza dalam acara Woop Connect di Walking Drums, Blok, M, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2018).

Menyambung pernyataan Liza, seorang influencer sekaligus pebisnis muda Lulu Tantono menambahkan, untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang harus usaha. Jadi entrepreneur gitu? Bukan itu yang dimaksud…

img

HALAMAN
12