Sebaiknya Tidak Melakukan Ini Sebelum Mengundurkan Diri dari Kantor

Sebaiknya Tidak Melakukan Ini Sebelum Mengundurkan Diri dari Kantor
ISTOCK

Tidak ada salahnya sopan dan beretika. 

Mengundurkan diri dari sebuah posisi di kantor bukanlah sesuatu yang istimewa. Mayoritas orang di dunia ini melakukannya jika merasa sudah waktunya. (Kecuali, jika kamu seorang presiden.) Namun, karena satu dan lain hal, situasi yang biasa ini bisa menjadi luar biasa karena drama yang tidak perlu. Jika tekadmu untuk mengundurkan diri sudah bulat, ada baiknya untuk memperhatikan etiket di bawah ini. 

DO’S

Temui Atasan dan Berbicaralah

Jangan sampai atasan justru mendengar kabar rencana mengunduran diri dari yang lain. Jadi sebelum gosip-gosip itu berhembus, ada baiknya berinisitiaf menemui atasanmu dan mengajaknya untuk berbicara. 

Katakan Alasan Pengunduran Diri

Ini merupakan bagian terpenting saat dalam proses pengunduran diri. Pikirkan alasan masuk akal yang akan kamu sampaikan, misalnya ingin sekolah lagi atau non-aktif secara profesional selama setahun. 

Kenali Posisimu dan Bersiaplah “Ditawar” Ulang

Pengunduran dirimu pasti akan memiliki dampak di kantor. Ada kemungkinan mereka menawarkan kembali pekerjaan tersebut dengan keuntungan tambahan, misalnya menawarkan kenaikan gaji jika kamu tetap bertahan. Jadi, sebelum menghadap mereka, pastikan untuk tahu apakah alasan pengunduran dirimu ada hubungannya dengan masalah gaji. Jika iya, siap-siap untuk memikirkan ulang tawaran kantormu.

Patuhi Jangka Waktu Pengunduran Diri

Jika sudah membicarakan tentang pengunduran diri kepada atasanmu, bukan berarti bisa seenaknya saja keluar tanpa surat yang resmi. Kamu harus melalui proses yang sudah ditetapkan oleh sebuah kantor: menulis surat pengunduran diri dna berikan kepada HRD. Jangan lupa tanyakan berapa jangka waktu yang diajukan sebelum kamu resmi keluar dari pekerjaan tersebut.

Selesaikan Pekerjaan dengan Baik

Walaupun akan meninggalkan kantor, jangan seenaknya mengabaikan pekerjaan yang sudah ditugaskan untukmu. Selesaikan pekerjaanmu, dan jika ada yang belum final, pastikan untuk memberitahunya keapda penggantimu. 

Bersihkan Komputer

Sebelum resmi keluar dari kantor, jangan lupa untuk membersihkan semua data pribadi di dalam komputer kantor yang selama ini kamu pakai. 

DON’TS

Mengajukan Pengunduran Diri Saat Bad Mood

Mungkin kamu sedang kesal, kecewa, badmood, dan sebagainya dengan segala hal yang terjadi di kantor. Ada baiknya, jangan mengajukan pengunduran diri saat emosi. Ini akan membuat citramu menjadi jelek, dan kemungkinan besar malah akan dipecat.

Memfokuskan Diri pada Bagian Negatif

Walaupun di matamu suasana kantor sudah tidak baik dan membuat tidak betah, jangan hanya fokus pada hal-hal negatif. Memang, saat ini keadaan kantor tidak sedang kondusif, tapi beberapa tahun yang lalu jasanya besar bagimu. 

Menolak Masuk Kerja

Terkadang karyawan kerap lupa bahwa mereka bukan hanya memiliki tanggung jawab dalam hal pekerjaan saja, tapi juga terikat secara hukum oleh sebuah perusahaan. Banyak yang lupa menyelesaikan tugas setelah mengajukan surat pengunduran diri. Padahal, kamu harus tetap masuk kerja sampai batas waktu yang ditentukan oleh perusahaan tersebut. 

Pengumuman di Dunia Maya

Jangan sekali-sekali mengumumkan pengunduran dirimu di dunia maya, apalagi curhat tentang alasan keluar dari kantor. Dunia ini sempit, dan semakin sempit dengan adanya media sosial.