Semua karena Uang, Alasan Milenial Ingin Jadi Content Creator

Semua karena Uang, Alasan Milenial Ingin Jadi Content Creator
ISTOCK
Semua karena Uang, Alasan Milenial Ingin Jadi Content Creator

Ketika berniat menjadi content creator, apa alasanmu? Demi mendapatkan penghasilan kan? Ayo ngaku...

Kini milenial tidak terlalu tertarik bekerja kantoran. Sebagian dari mereka bahkan bercita-cita untuk menjadi content creator. Alasan utama milenial membuat konten di media sosial baik YouTube maupun Instagram bukan hanya sekadar kesenangan belaka melainkan penghasilan tambahan. Betul?

Ya, ini karena sejumlah milenial terbukti sukses mendatangkan banyak uang dari YouTube. Jadi saat ditanya mengapa ingin menjadi content creator, umumnya mereka menjawab karena senang atau suka berkarya. Namun tak sedikit yang jujur kalau mereka menjalani ini demi mendapatkan penghasilan lewat apa yang mereka sukai. Content creator dianggap sebagai 'profesi' yang memang menarik dan cukup 'menjanjikan'.

Tasya Farasya selaku beauty influencer sekaligus YouTuber mengatakan kalau penghasilan dengan menjadi content creator memang menarik."Fenomena influencer memang lagi booming dan menjadi tren kayak 'jalan hidup yang baru' karena sangat menghasilkan. Income dari engagement (iklan) yang tinggi," aku Tasya Farasya saat ditemui Woop usai acara Shopee di All Seasons Hotel, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (13/2).

Bahkan Tasya Farasya pun yang menempuh pendidikan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, memilih berubah haluan dengan menjadi content creator daripada menekuni profesi dokter. Ia kini dikenal sebagai beauty influencer karena sangat suka di bidang tersebut. Walaupun pekerjaan ini bisa disebut easy money kamu harus memperhatikan konten apa saja yang mau disajikan untuk para followers kamu.

img

Dok. Instagram Tasya Farasya

Woop sudah punya beberapa tips dari Tasya Farasya nih untuk kamu yang memang ingin menjadi content creator. Apa saja?

  • Jangan selalu me-create hal yang sedang viral

Menurut Tasya Farasya, hal utama untuk menjadi seorang content creator adalah keorisinalannya. Saat seorang content creator selalu menyajikan hal yang viral tentu itu akan membuat para followers-nya merasa hal yang kamu sajikan sudan tidak informatif lagi karena pasti sudah ada banyak yang membuat hal tersebut. Maka dari itu, Tasya Farasya menyarankan untuk memberikan sesuatu yang menunjukan identitas dari si content creator itu sendiri, apa yang membuat kamu berbeda dengen content creator lainnya?

  • Pintar memilih produk

Untuk me-maintain engagement, produk merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh. Semakin produk itu dicari oleh banyak orang akan semakin tinggi engagement yang akan kamu dapatkan.

“Nanti seiring berjalannya waktu kamu akan tau bagaimana cara kamu me-maintain engagement, itu harus learn by doing. karena nggak bisa kamu ngontrol followers kamu untuk tetap tonton semua video yang kamu buat atau suka dengen semua postan kamu di Instagram.”

  • Sering berinteraksi dengan followers

Coba untuk berinteraksi dengan para followers. Sering lakukan sesi tanya-jawab di Instagram atau sering membaca komentar. Nanti bisa mendapat inspirasi untuk konten selanjutnya.

  • Jangan menyajikan hal yang membosankan

Saat kamu sudah menjadi content creator, sebaiknya kamu menyajikan hal yang menarik bagi para followers. Selingi isi konten kamu dengan personal life. Jangan melulu tentang partnership, nanti followers kamu akan bosan dan akan menganggap media sosialmu hanya dijadikan sebagai wadah mendapatkan uang.

Gimana? Kamu masih tartarik menjadi content creator?

Selanjutnya: Penasaran gimana awal mula Tasya Farasya menjadi content creator?