Tanda-Tanda Kamu Sedang Berkencan dengan Sosiopat

Tanda-Tanda Kamu Sedang Berkencan dengan Sosiopat
ISTOCK

Mereka tidak selalu mudah dikenali.

Pertama dan utama, definisi sosiopat: menurut Martha Stout, seorang psikolog, sosiopath adalah sebuah Antisocial Personality Disorder dengan ciri-ciri utama kurang memiliki rasa tanggung jawab moral atau kesadaran sosial. Dan karena mereka pada dasarnya manipulatif, sosiopat sering kali sulit dikenali. Apakah yang ada di otakmu sekarang Villanelle di serial TV Killing Eve? Meski psikopat dan sosiopat memiliki kesamaan (dan terkadang digunakan secara bergantian), ada beberapa perbedaan mendasar—terutama seorang psikopat tidak memiliki hati nurani sementara sosiopat mempunyainya dalam kadar yang sangat sangat rendah, kata seorang psikolog, L. Michael Tompkins. Dan kamu juga harus paham bahwa kekerasan bukan faktor yang selalu muncul di keduanya. Jika kamu punya perasaan tidak enak dan berpikir pasanganmu adalah seorang sosiopat, ini beberapa tanda-tanda yang harus kamu perhatikan. 

1. Dia menatap matamu dengan... super duper intens

Seseorang yang tidak bisa menatap mata lawan bicaranya bisa diindikasikan dia sedang berbohong atau merasa tidak nyaman. Akan tetapi, seorang sosiopat biasanya sangat amat percaya diri, mereka melakukan sebaliknya—menatap dengan tatapan ala predator mencari mangsa. "Sosiopat tidak pernah melepaskan tatapan matanya," tulis M.E. Thomas, seorang ahli sosiopat. "Ketidakmampuan kita mengalihkan tatapan dengan sopan pun dianggap mereka sebagai tindakan agresif atau menggoda."

2. Dia sangat memesona, semua orang kepincut

"Mereka tahu persis bagaimana merayu seseorang dengan menggunakan pujian dan rayuan tanpa henti," kata Patti Sabla, seorang psikoterapis. Akan tetapi, tidak semua prince charming adalah sosiopat, kamu juga harus melihat tanda-tanda lainnya. 

3. Dia sangat berkarisma hingga kamu tidak bisa marah lama

Bahkan ketika dia ketahuan bohong (ini adalah salah satu ciri khas sosiopat), kamu sepertinya tidak bisa marah terlalu lama (padahal mereka tidak pernah meminta maaf). Yah, itu karena mereka sangat berkarisma dan memesona. "Mereka memiliki cara yang sangat sopan dan cepat berhadapan dengan orang yang membuatmu menyangka hal itu adalah pesonanya," kata Carlos Cavallo, seorang terapis hubungan. 

4. Dia mengejarmu dengan super antusias, tapi sekarang kamu yang mengejar mereka

Awalnya, dia sangat amat luar biasa mesra, membanjirimu dengan hadiah, pesan WhatsApp, pujian, perhatian—istilnya, "love-bombing", kamu adalah pusat dunianya. Kemudian dia berhenti, "dan tiba-tiba kamu mendapati bahwa kamu yang mengejar-ngejar dia." (Siapa yang pernah menyesal mengirim pesan "hai, apakabar?" pas tengah malam kepada gebetan yang sudah memperlihatkan tanda-tanda kehilangan selera?) 

5. Dia selalu berperan sebagai korban dan/atau pahlawan. 

HALAMAN
12