Banner

Yep, Kita yang Berpaha Besar Bisa Memakai LeggingIni Caranya

Yep, Kita yang Berpaha Besar Bisa Memakai LeggingIni Caranya
ISTIMEWA

The thigh is not the limit.

Kita bangga dengan paha kita, sebesar dan setebal apapun ukurannya. Namun di sisi lain, pura-pura merasa bahwa ukuran paha kita sekecil paha manekin H&M (ukuran yang sama sekali tidak masuk akal dan manusiawi) juga tidak membantu—apalagi dalam hal mencari outfit yang membuatmu sangat nyaman dan percaya diri. Termasuk, saat memakai legging.

Beberapa waktu belakangan, tren legging adalah yang berwarna-warni dan bercorak heboh yang memang cukup mengintimidasi—apalagi bagi kita yang berpaha besar. Akan tetapi, jangan sampai hal ini membuatmu lari terbirit-birit dan takut memakai legging jenis ini. Ingat, tidak ada aturan bahwa legging dilarang dikenakan oleh mereka yang berpantat tepos, atau berpaha besar, atau blah, atau bleh, atau blih—legging untuk semua orang.  Solusinya (selalu) adalah mengakalinya agar tetap merasa nyaman dan tenang sepanjang hari saat kamu memutuskan untuk mengenakannya ke kantor, atau kencan. Berikut beberapa tips yang perlu kamu ingat di luar kepala. 

TIPS #1: MULAI DARI LEGGING BERKUALITAS 

Maaf karena harus mengabarkan berita buruk ini, tapi harga memang tidak bisa bohong termasuk dalam legging. Legging dengan harga semurah satu kilo daging ayam bisa dipastikan akan membuat kulitmu transparan—dan percayalah, ini bukan sesuatu yang kamu inginkan. Carilah legging yang terbuat dari material yang lentur dan membungkus pahamu dengan lembut, misalnya terbuat dari velvet, kulit, denim, wol atau yang dirajut. 

TIPS #2: PINTAR MEMILIH WARNA DAN CORAK

Untuk aman, kita pemilik paha besar dianjurkan untuk memilih warna-warna netral, seperti hitam, abu-abu cokelat tua, navy, dan ungu,serta polos (tanpa motif). Namun, bukan berarti melarangmu untuk memakai sesuatu yang lebih mencolok ya, misalnya seperti animal print atau plaid legging tapi memang sebaiknya bijak dan pintar. Usahakan legging heboh tersebut tetap didominasi warna dasar netral. 

TIPS 3: PERHATIKAN BAIK-BAIK ATASAN

Nah, ini salah tips yang wajib diingat jika kamu suka warna-warni ceria: pasangkan legging polosmu dengan atasan kuning, merah, orange, sequin, dan lain sebagainya. Dan aplikasikan juga hukum dasar memakai legging ini, yakni memadukannya dengan atasan yang lebih panjang, tapi tidak melebihi pertengahan paha. Namun jika ingin bereksperimen dengan crop top, misalnya, monggo. Sarannya: pakai outfit ini dengan selimut percaya diri. 

TIPS #4: PILIH LEGGING DENGAN PANJANG YANG TEPAT

Cobalah setia dengan legging yang panjangnya mencapai pergelangan kaki. Mereka yang tepat atas mata kaki atau betis hanya akan membuat kakimu terlihat lebih pendek dan memperbesar bagian yang memang sudah besar. Ini artinya, segala kerja keras dan upaya memilih atasan yang tepat, warna legging yang pas akan rusak karena sesuatu yang sangat trivial: hem legging. Duh. 

TIPS #5: SEPATU HARUS BENAR

Tanamkan ini di dalam hatimu: untuk bisa tampil maksimal dan nyaman dengan legging dan bla blanya ini, penampilanmu harus tepat dari ubun-ubun sampai jempol. Yep, kamu benar: ini tentang sepatu. Lupakan sepatu yang dipenuhi dengan tambalan dan selotip serta sentimen masa kuliah itu—legging paling mengagumkan jika dipadankan dengan ballet flats, tall boots, pumps, white sneaker atau sepatu berhak tinggi cantik (warna hitam, merah, atau nude). 

TIPS #6: KECIL TAPI KRUSIAL: SIKAP

Memakai legging itu bisa kontroversial, jadi sebaiknya ada sikap 'ini memang gayaku' terlebih dahulu agar hasil padu padannya maksimal dan nyaman. Jika legging memang tidak sesuai dengan personalitasmu, sebaiknya dilewatkan saja— tidak peduli sehebat atau seganas apapun tren yang sedang melanda. Pahamu tidak akan keberatan, kok.