Jangan Lakukan Perawatan Wajah Ini Sebelum Menikah

Jangan Lakukan Perawatan Wajah Ini Sebelum Menikah
ISTOCK

Kamu tidak ingin wajahmu seperti Sadako.

Gedung? Siap. Daftar tamu? Tinggal menghapus nama mantan. Katering? Tinggal berdoa semoga cukup. Buket? Nanti dulu. Namun, menjadwalkan janji perawatan kecantikan tidak boleh ditunda. Pikirkan lagi: kamu tidak ingin berdiri di depan penghulu (dan di depan suami!) dengan rambut warna dan dandanan wajah yang membuatmu menyerupai Sadako. 

“Kadang kala bride-to-be sering bingung bagaimana make-up yang diinginkan pada waktu hari pernikahannya. Yang paling penting dalam memilih make-up wedding adalah pilih tipe makeup yang sesuai dengan karakter/style make-up yang kamu suka. Contohnya, make-up yang cenderung glowing/matte, bold/natural, dan lainnya,” kata Silvia Kurnia Dewi, seorang Make-up Artist and Wedding.

Pilihan make-up = cermin kepribadian. Jadi, pastikan pilihanmu tersebut sempurna di hari penting tersebut.

Dan jika membicarakan tentang do's and dont's, adakah perawatan kecantikan yang tidak boleh dilakukan oleh calon pengantin?

“Ada,” jawabnya. Yaitu, "perawatan yang mengandung efek peeling. Karena akan merusak tekstur make-up yang diakibatkan oleh kulit mengelupas. Jika menggunakan krim dokter lebih baik dalam jangka waktu satu minggu sampai dua minggu saja,” sambung Silvia.

Oke, peeling—akan dijadwalkan dihapus dari daftar perawatan.

Ada yang dilarang, pasti ada yang dibolehkan. Menurutnya, perawatan yang menutrisi dan melembapkan kulit itu yang harus dilakukan oleh calon pengantin. “Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang tidak mengandung minyak dan banyak minum air putih. Tidur yang cukup. Itu semua mempengaruhi kesehatan kulit dan membuat kulit terlihat lebih cerah,” tuturnya.

Selain itu, ada beberapa perawatan kecantikan yang tidak boleh dilakukan oleh calon pengantin:

1. Microdermabrasi

Mirip dengan peeling, mikrodermabrasi dilarang untuk calon pengantin. Kamu tidak mau kan melihat kulit wajahmu mengelupas.