Ajari Anak Jadi Sosok yang Puitis, Ini Kumpulan Puisi Untuk Anak! (Inggris dan Indonesia)

Kumpulan Puisi Untuk Anak Terbaik
Ilustrasi Anak Membaca Puisi (pexels.com)

Ingin punya anak yang miliki kemampuan dalam karya sastra? Ini kumpulan contoh puisi anak untuk latih keterampilan sang buah hati.

Dalam karya sastra, puisi merupakan salah satu karya yang dibuat dengan rangkaian kata yang berirama dengan adanya kata-kata atau perumpamaan di dalamnya. Isi dalam puisi biasanya memiliki arti yang cukup dalam dan indah bila diartikan dari perumpamaan yang biasa ditemukan di dalam puisi.

Puisi pun memiliki banyak jenis, mulai dari kehidupan, percintaan, hingga puisi yang dibuat khusus untuk anak-anak. Puisi anak biasanya menggunakan bahasa yang jauh lebih mudah untuk diartikan oleh anak-anak dibandingkan puisi yang dibuat bukan untuk anak.

Ada banyak puisi untuk anak yang dapat diberikan kepada sang anak untuk melatih mereka menjadi sosok yang puitis. Puisi anak pun ada yang diberikan dalam bahasa Indonesia, ada pula yang berbentuk dalam bahasa Inggris.

Terkait hal tersebut, berikut Woop berikan sejumlah puisi untuk anak yang bisa latih sang anak jadi sosok yang puitis!

Kumpulan Puisi Anak

Puisi Anak Bahasa Indonesia

Namaku

Aku mempunyai nama Nama itu panggilanku Nama itu identitasku Namaku jati diriku Namaku sangat berharga Hadiah dari orang tua Namaku akan kujaga Untuk dikenal dunia

Rayap-rayap

Rayap-rayap menetap, Tinggal disudut-sudut gelap, Kerajaan kecil yang lembab, Ruang yang jarang tersingkap.

Rayap-rayap tak punya mata, Mereka tak suka cahaya, Capitnya tajam menggerus kayu, Bahkan mampu melubangi tembokmu.

Makhluk dengan kemampuan sosial tinggi, Tak pernah bisa sendiri-sendiri, Hidup bagi mereka adalah koloni, Dan terpisah berarti mati.

Baca juga: Sejarah Singkat Hari Anak Sedunia

Berbakti Kepada Orang Tua

Aku Yang selalu mendapatkan perintah kata-kata dari ibu bapakku Hormatilah orang tuamu Aku selalu melakukan apa yang merak perintahkan

Akan tetapi rasa itu terkadang lelah Akan perintah itu Tapi kini ku menyadari Bahwa aku harus selalu taat akan perintah orangtuaku

Setiap kali ku berusaha Untuk selalu menuruti perintahnya Mendengarkan tutu rkatanya Mengeti akan nasihatnya Karena suatu saat semua itu akan kembali kepadaku

"Buku" oleh Susika Arum

Kau tempatku menabur ilmu…

kau jendela di hidupku…

kau tempatku goreskan jutaan pena…

namun, terkadang orang mengabaikannya…

kau tertumpuk deraian debu…

Buku…

kau tempatku berbagi rasa….

meski engkau hanya diam membisu…