4 Mitos Olahraga di Musim Panas yang Paling Dipercaya Wanita

4 Mitos Olahraga di Musim Panas yang Paling Dipercaya Wanita
ISTOCK

Tahukah kamu, apa yang kamu percaya saat berolahraga di musim panas terkadang hanya mitos? Cari tahu faktanya di sini.

Banyak perempuan memilih pergi olahraga hanya saat musim panas karena tak ada kendala kedinginan atau kehujanan. Sebelum memulai, ada sejumlah mitos yang sebaiknya tidak kamu percaya. Apa saja kah mitos yang dimaksud?

Lebih Baik Olahraga di Dalam Ruangan Saat Musim Panas

ISTOCK
ISTOCK

Ini mitos. Mengaktifkan pendingin ruangan di musim panas menjadi suatu keharusan—tapi tidak saat berolahraga. Jadi berolahraga di dalam ruangan itu lebih baik hanyalah mitos belaka, mengingat bagaimana kita cenderung menghasilkan banyak keringat.

Baca: 5 Olahraga Paling Efektif untuk Meninggikan Badan Dalam Seminggu

Berolahraga di ruangan tertutup dengan AC yang dingin mungkin lebih berbahaya daripada manfaatnya karena meningkatkan risiko hipotermia. Selain itu, AC dapat menghalangi ventilasi dan membuatmu menghirup udara yang buruk buat paru-paru.

Lebih Cepat Kurus Kalau Olahraga di Musim Panas

iStock
iStock

Ini juga mitos. Berbeda dengan kepercayaan populer, kita pada akhirnya membakar lebih banyak kalori di musim dingin daripada musim panas. Itu karena tubuh terus membakar kalori untuk menghasilkan panas dalam suhu dingin. Oleh karena itu, kita perlu berolahraga dalam suhu seimbang untuk menurunkan berat badan yang optimal.

Banyak Berkeringat Semakin Bagus

ISTOCK
ISTOCK

Woop mau mengingatkan, musim panas secara alami menjadi musim ketika tubuh cenderung lebih banyak berkeringat. Namun hanya karena kamu ingin terus berkeringat tidak berarti kamu akan kehilangan kalori lebih banyak.

Meski berkeringat menjadi cara alami tubuh untuk membakar lemak yang tersimpan, keringat berlebih juga dapat menjadi tanda dehidrasi dan bisa mual. Kalau kamu pernah merasakannya, coba jaga diri agar tetap terhidrasi.