5 Nasihat yang Perlu Diteladani Jika Mau Sukses

5 Nasihat yang Perlu Diteladani Jika Mau Sukses
SHUTTERSTOCK

Penting untuk diingat! Nasihat ini berlaku di dunia kerja lho. Perlu diteladani jika ingin sukses.

Dari kecil, kita sudah selalu diberi nasihat oleh orangtua agar selalu menjadi anak yang baik, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan. Bukan cuma satu nasihat saja, melainkan beribu-ribu nasihat. Sebenarnya dengan memberikan nasihat kepada kita, orangtua ingin memberikan motivasi agar bisa menjalankan kehidupan dengan baik.

Saat beranjak dewasa dan mulai memasuki dunia baru, nasihat masih saja menjadi 'senjata' utama orangtua untuk memotivasi anaknya. Namun ternyata saat kamu memasuki dunia kerja, nasihat juga masih sering kamu dapatkan dari banyak orang. Katanya sih bisa meningkatkan kinerja. Seperti apa nasihat yang sering didengar di dunia kerja?

  • “No Pain, No Gain”

Pernah mendengar nasihat ini? Yep, biasanya sering kita dengar dalam dunia olahraga. Namun ternyata nasihat ini berlaku juga di dunia kerja. Dalam dunia kerja, “No Pain No Gain” dapat diartikan bahwa jika kamu hanya bermodalkan bakat dan kepintaran saja, tidak serta merta bisa membuat kariermu maju!

Tentunya yang dibutuhkan saat bekerja adalah sifat tekun dalam bekerja, rajin, bisa membagi waktu, mengerjakan deadline tepat waktu, rapi, sehingga karyawan yang memiliki semua karakteristik itu bisa mendapatkan jenjang karier lebih tinggi.

Untuk itu, sebaiknya kamu bisa meningkatkan kelebihan yang dimiliki untuk menutupi kekurangan yang ada ketika bekerja. Jangan lupa harus dibarengi dengan disiplin dan kemauan untuk bekerja, karena karier yang lebih baik pasti akan meningkat.

  • “Bersakit-sakit Dahulu, Bersenang-senang Kemudian”

Yep, inilah nasihat paling sering kita dengar. Dengan makna yang dalam membuatmu lebih termotivasi untuk mendapatkan sesuatu yang lebih. Sebagai manusia, kamu pasti cenderung akan memberikan tantangan pada dirimu sendiri, dengan menjadikan tantangan tersebut sebagai akhir dari perjuangan. Dengan begitu kamu akan mengetahui apakah kamu mampu menyelesaikan tantangan tersebut di akhir atau tidak?

Begitu pun dalam bekerja, sebaiknya kerjakan dulu hal-hal yang rutin dan cukup membosankan. Setelah itu baru kamu mencoba untuk menyelesaikan pekerjaan yang cukup berat, kemudian kerjakan yang ringan. Idealnya, kamu tetap harus membaginya ke dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhanmu karena bekerja dan istirahat harus seimbang.

SHUTTERSTOCK
SHUTTERSTOCK
  • “Kerjakan Hanya yang Kamu Bisa”

Nasihat seperti ini juga berlaku di dunia kerja! Saat bekerja tentunya kamu sudah mengetahui apa tugas yang seharusnya dikerjakan dan diselesaikan. Kamu juga harus tahu mana tugas yang bukan merupakan tanggung jawabmu. Jadi jangan sampai kamu harus mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya bukan pekerjaan dan tanggung jawabmu.

  • “Semakin Berisi, Semakin Merunduk”

Yap, benar kata ibu dan bapak: “Ikutilah ilmu padi; semakin berisi, semakin merunduk.” Dengan kata lain, kita tidak boleh menjadi orang yang sombong dan pasif dalam menghadapi masalah di dunia kerja. Misalnya saat sedang ada meeting berkala dengan pimpinan perusahaan dan membahas masalah yang sedang menimpa perusahaan. Sebagai karyawan, jika memang kamu memiliki ide yang baik, silakan kemukakan dengan cara dan bahasa yang mudah dimengerti oleh atasan dan rekan kerjamu. Hindari menjadi follower yang hanya setuju saja dengan berbagai keputusan tanpa mengetahui risiko ke depannya.

  •  “Sukses Tidak Datang Dengan Sendiri”

Siapa yang tidak mau sukses? Semua orang pasti menginginkannya. Kata ‘sukses’ biasanya diidentikkan dengan hasil yang sesuai dengan harapan. Namun ternyata sukses dalam dunia kerja tidak harus seperti itu.