6 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Kariermu

6 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Kariermu
SHUTTERSTOCK

Tidak mau kan karier yang sudah kamu rintis rusak begitu saja karena hal-hal sepele? Jika tidak mau, cobalah untuk menjauhi enam kebiasaan buruk ini.

Meraih kesuksesan dalam karier memang tidak segampang membalikan telapak tangan. Begitupun dengan kamu yag tidak boleh hanya berdiam diri dan menunggu datangnya keberuntungan. Kamu harus benar-benar bekerja keras dan usaha juga sangat diperlukan. Selain usaha dan kerja keras, ada hal yang tidak kalah sulit dan penting untuk kamu lakukan yaitu menjaga karier agar tetap stabil. Jangan hanya karena hal-hal sepele, karier yang sudah kamu bangun dengan susah payah bisa runtuh dan rusak begitu saja. Maka dari itu, Woop menyarankan kamu untuk menjauhi kebiasaan-kebiasaan sepele ini agar kariermu tetap aman. 

  • Suka Membuang-buang Waktu

img

Yep, waktu itu adalah uang, begitu kata pepatah. Maka dari itu, jangan pernah membuang-buang waktu untuk hal-hal tidak penting apalagi untuk kamu yang bekerja. Saat berada di kantor, tinggalkan semua urusan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Cobalah untuk fokus bekerja. Jangan sampai waktu bekerja malah kamu habiskan untuk bergosip dengan rekan kerjamu. Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu adalah salah satu penunjang karier. Kalau kamu suka membuang waktu secara percuma, pekerjaan yang harusnya bisa diselesai dalam satu hari malah tidak terselesaikan dengan baik. Akibatnya, hasil pekerjaanmu tidak akan maksimal dan dimarahi si bos. 

  • Mengeluh dan Mudah Menyerah

img

Memang mengeluh adalah hal yang wajar dilakukan. Apalagi jika kamu sedang merasa lelah dalam bekerja. Namun bagaimana jika kamu mengeluh setiap hari dan malah menyerah dengan pekerjaan? Padahal itu biasanya bukan karena kamu tidak mampu, melainkan hanya karena kamu malas atau merasa kurang suka dengan pekerjaan tersebut. Sifat mudah menyerah tidak akan membawamu ke mana-mana, kecuali ke di level karier yang hanya berjalan di tempat saja. Atasan pun akan menganggapmu tidak mampu berada di posisi yang lebih tinggi dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

  • Salah Kostum

img

Dress for the job you want, not the job you have.” Yep, mungkin kalimat ini ada benarnya. Meskipun kamu bekerja dibidang kreatif, namun tetap saja busana yang kamu pakai tidak boleh asal-asalan. Karena busana mencerminkan kepribadian dan juga apresisasi terhadap diri sendiri. Beberapa perusahaan dan industri memang mengizinkan karyawannya untuk berpakaian kasual dan santai tapi bukan berarti kamu bisa berbusana sembarangan. Pastikan busanamu selalu rapi, bersih, dan enak dilihat, meskipun bergaya kasual. Bayangkan jika suatu hari kamu mendadak harus bertemu dengan orang penting yang dapat menentukan masa depan karier. Pasti kamu tidak mau memberi kesan pertama yang buruk hanya karena penampilan urakan, bukan?

  • Merasa Sebagai ‘Korban’

img

Setinggi apapun jabatanmu di perusahaan, kamu tetaplah seorang karyawan yang menerima gaji dari atasan! Jika atasan melimpahkan pekerjaannya padamu, lebih baik kerjakan dengan baik. Bila kamu selalu merasa menjadi korban bos yang otoriter dan tidak pengertian, kamu malah akan membuang waktu dan energi untuk mengeluh. Padahal waktu dan energi yang sama bisa dipakai untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Good luck!

  • Takut Bicara

img

Apakah kamu tipe orang yang lebih memilih diam dibandingkan harus berbicara? Perlu diketahui bahwa berbicara di depan umum merupakan hal yang sangat penting lho. Jika kamu memiliki jabatan yang mengharuskan menyampaikan gagasan tim kerja di depan umum dan mampu berargumen dengan baik. Oleh karena itu, tumbuhkanlah kepercayaan dirimu dan berbicaralah dengan sopan dan profesional kepada semua orang. Hal ini bisa membuat kolega dan juga atasan akan akan terkesan denganmu.

  • Selalu Datang Terlambat