Begini Cara Mengaplikasikan Face Oil yang Tepat

Begini Cara Mengaplikasikan Face Oil yang Tepat
ISTOCK

Ditepuk-tepuk atau dipijat?

Mari meluruskan satu hal: face oil tidak akan membuat pori-pori wajahmu tersumbat. Kuncinya adalah menggunakan produk yang berbahan dasar tumbuhan yang relatif memiliki ukuran molekul yang sama seperti sebum natural kulitmu (contohnya, olive, rose hip, argan, pomegranate, dsb.). Oh, kamu sudah membeli yang tepat? Jika begitu, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara mengaplikasikannya agar khasiatnya terserap maksimal oleh kulit. Berikut langkah-langkah yang harus kamu perhatikan. 

1. Pagi, Siang, Malam, atau Setiap Waktu? 

Jawaban singkatnya, tergantung jenis kulitmu. Versi panjangnya begini: kulit memproduksi sebum (minyak) dalam tingkat yang berbeda sepanjang hari. Yang pasti kulit berada di titik paling berminyak pada siang hari. Dari malam sampai pagi, sekresi sebum meningkat; menurun dari tengah hari sampai malam, dan berada pada titik terendah pada malam hari, sebelum jam tidurmu. Kesimpulannya, waktu terbaik penggunaan facial oils adalah pada malam hari karena kulit akan menyerapnya dengan maksimal. Ada pengecualian, yakni untuk pemilik kulit kering karena kamu mungkin membutuhkan setetes-dua tetes facial oil di pagi hari. 

2. Aplikasikan A.S.A.P. 

Di pagi hari, pemakaian face oil lebih cepat A.S.A.P dari perkiraanmu, yakni persis setelah wajah dibersihkan (dan tangan pun bersih), dan sebelum tabir surya dan makeup lain. Urutan ini penting terutama jika minyak mengandung bahan aktif, seperti retinol. Minyak ini membutuhkan akses langsung ke kulit wajah sehingga seharusnya tidak dihalangi oleh produk lain. Lain halnya pada malam hari, aplikasikan face oil sebagai langkah akhir dari rutinitas perawatan kulitmu. Oh, facial oil butuh waktu untuk benar-benar menyerap, jadi diamkan sebentar sebelum menimpanya dengan krim lain. 

3. Dipijat atau Ditepuk-tepuk?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, perlu diingat: karena face oil mengandung konsentrat nutrisi dalam jumlah tertentu, jadi satu sampai tiga tetes sudah cukup untuk dioleskan di wajah—dan kulit pun sudah akan manfaatnya. Nah, apakah dipijat atau ditepuk-tepuk, beberapa ahli setuju untuk menepuk-nepuk minyak supaya terdorong ke dalam pori-pori, dan membantu kulitmu menyerap minyak sehingga manfaatnya semakin terasa. 

4. Jangan Terlalu Berlebihan

Dalam artian, tidak perlu digunakan setiap hari, terutama kamu yang memiliki kulit berminyak dan mudah berjerawat. Reneé Rouleau (yep, ahli kulit kecintaan seleb dan di balik merek Reneé Rouleau yang laris manis itu) menjelaskan penggunaan produk perawatan berbasis minyak akan menciptakan sebuah lapisan di atas permukaan kulit, yang bisa membuat panas semakin terperangkap di dalam kulit. Nah, panas memancing produksi minyak makin banyak dan memberikan izin kepada bakteri untuk semakin berkembang dengan cepat → memperbanyak jerawat. 

5. Konsultasikan kepada Ahli Kulit

Ragu? Buatlah janji dengan dokter kulitmu dan diskusikan penggunaan facial oils sesuai dengan kebutuhanmu. 

SHOP OUR FAVOURITE FACE OILS

img

Elizabeth Arden Eight Hour Cream All-Over Miracle Oil

img

Herbivore Lapis Oil Balancing Facial Oil

img

The Body Shop Tea Tree Oil

img

Bio-Oil Specialist Skincare Oil

img

KORA Organics Noni Glow Face Oil

img

Fresh Seaberry Moisturizing Face Oil

Selanjutnya: Percaya atau tidak, membaca penggunaan facial oils dan perdebatan seputarnya membuat susah tidur, dan tadaa... lingkaran mata muncul. Kamuflasekan dengan satu dari 10 alas bedak legendaris ini.