Sehatkah Jika Minum Kopi Setiap Hari?

Sehatkah Jika Minum Kopi Setiap Hari?
ISTOCK

Sekarang ini kopi menjadi teman 'baik' semua orang. Tapi apakah kopi memang sehat bila dikonsumsi setiap hari? Berikut jawaban dari sang ahli. 

Apapun tentang kopi, rasanya semua orang menyukainya. Sekarang ini, kopi tidak hanya dinikmati oleh kaum tua saja, banyak anak muda yang menyukainya (bahkan tergila-gila) dengannya. Padahal, banyak orang yang mengatakan bahwa meminum kopi terlalu banyak dapat membahayakan tubuh. Apakah itu benar? Atau malah kopi itu sebenarnya menyehatkan?

Untuk membahas hal ini lebih jauh, Woop menghubungi dr. Arti Indira, MGizi., Sp.GK., seorang dokter spesialis gizi klinik dari Beyoutiful Clinic dan RS Mayapada, Jakarta.

“Kopi merupakan minuman kedua terbanyak yang dikonsumsi oleh manusia setelah air putih. Efek kopi untuk tubuh seperti pisau bermata dua,” katanya.

Sebentar, kopi seperti pisau bermata dua untuk tubuh? Maksudnya, dok?

“Begini, kopi dapat membuat kita lebih waspada (alert), produktif dan semangat, tapi dapat juga memiliki efek berlawanan untuk beberapa orang seperti jantung berdebar, cemas dan sulit fokus,” jawabnya.

Kebanyakan kopi yang kita minum berasall dari biji kopi yang dikerinkan kemudian di roasted. Kopi mendapatkan warna gelap, rasa pahit, sedikit asam dan efek stimulasi karena kandungan kafein didalamnya.

“Kandungan kafein dalam kopi tergantung bagaimana kopi tersebut itu diseduh. Misalnya dalam 1 shot kopi hitam (espresso) mengandung kafein 107mg, kafein dalam cappuccino (250ml) sekitar 113-282mg, sedangkan kandungan kafein dalam kopi instan (250ml) berkisar antara 60-80mg. Selain kafein, dalam 3,5 gram biji kopi mengandung: 2,4 kalori, 0 gram lemak, 0 gram gula, 0,3 gram protein, 0,2 mg vitamin B2, 0,6 mg asam pantotenat, 116 mg kalium, 0,1 mg mangan, 7,1 mg magnesium, dan 0,5 mg niasin,” ungkap Arti.

img

Wah, apa saja manfaat kopi yang harus kita ketahui?

“Kopi mengandung aktioksidan yang dapat melindungi tubuh dari inflamasi. Adapun tiga antioksidan yang terdapat dalam kopi seperti Cafestol (berhubungan dengan peningkatan memori), trigonelline (memberi rasa pahit dan memiliki efek antibacterial), dan asam klorogenik (ditemukan pada raosted dan green coffee) yang memiliki efek anti-bakterial, antioksidan, dan anti inflamasi,” ujarnya.