Sering Minum Teh Panas Saat Buka Puasa Bisa Picu Kanker?

Sering Minum Teh Panas Saat Buka Puasa Bisa Picu Kanker?
iStock

Suka minum teh panas saat buka puasa? Hati-hati bica picu kanker katanya.

Teh menjadi minuman favorit saat buka puasa. Kita semua suka menikmati secangkir teh hangat. Banyak dari kita hanya meneguk secangkir teh panas tanpa memikirkan efeknya. Namun itu terjadi kalau kamu meminumnya dalam keadaan panasnya—terutama buat para pecinta teh.

Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa pecinta teh yang tidak membiarkan minumannya sedikit dingin dan langsung meneguknya baik buat buka puasa atau rutinitas sehari-hari dapat berisiko terkena kanker kerongkongan. Benarkah?

Sebuah studi selama satu dekade diterbitkan dalam International Journal of Cancer mengungkap bahwa orang yang suka minum teh panas—di atas 60 derajat—memiliki dua kali lipat risiko karsinoma sel skuamosa esofagus dibandingkan dengan orang yang minum teh dingin.

Tidak hanya itu, The World Health Organization’s International Agency for Research on Cancer telah menjelaskan bahwa mengonsumsi minuman yang sangat panas di atas 65 derajat celcius mungkin bersifat karsinogenik bagi manusia.

Apa itu kanker kerongkongan?

img

Kanker kerongkongan juga dikenal sebagai karsinoma sel skuamosa esofagus adalah penyebab keenam yang paling umum dari kematian akibat kanker di seluruh dunia. Kanker ini terjadi di kerongkongan—tabung panjang berlubang yang menghubungkan tenggorokan dengan lambung.

Studi ini diterbitkan dalam International Journal of Cancer di mana sekitar 50 ribu orang dewasa di Provinsi Golestan, Iran, turut berpartisipasi. Area ini dipilih untuk penelitian karena sejumlah besar orang yang tinggal di sini menderita masalah kanker kerongkongan. Menariknya, mereka suka minum rata-rata 1.100 mililiter (sekitar 37 ons) teh hitam setiap hari.

Dalam studi yang dimulai pada 2003 dan berakhir di 2017, para peneliti mengumpulkan informasi tentang preferensi suhu teh. Pada 2017, ditemukan bahwa hampir 317 dari semua orang terkena kanker kerongkongan.

Para peneliti mengambil faktor-faktor lain seperti konsumsi tembakau, alkohol, atau opium sebagai pertimbangan selama penelitian. Meskipun harus ada penelitian lebih lanjut diperlukan dalam hal ini.

Penelitian menunjukkan meski teh hitam dan hijau memiliki antioksidan tapi ada senyawa lain dalam teh yang dapat berbahaya bagi tubuh ketika dikonsumsi dalam keadaan panas. Jadi, biarkan tehmu dingin sebentar sebelum meminumnya.

Selanjutnya: kenapa ya orang suka selingkuh padahal sudah menikah? Cari tahu jawabannya menurut penelitian di sini.