STOP! Melakukan 6 Kesalahan Ini Sebelum Mengolah Makanan

STOP! Melakukan 6 Kesalahan Ini Sebelum Mengolah Makanan
ISTOCK
STOP! Melakukan 6 Kesalahan Ini Sebelum Mengolah Makanan

Makanan merupakan hal yang penting untuk setiap manusia. Sama halnya dengan kulit, menjaga keamanan makanan juga harus diperhatikan sebelum kamu mengolahnya menjadi sebuah sajian yang enak. 

Namun, tidak semudah itu menjaga makanan agar tetap baik, banyak penyakit bawaan yang harus kita waspadai; bakteri, virus, parasit, racun dan bahan kimia berbahaya yang menempel di buah ataupun sayuran. Hal ini bisa membahaya kesehatan. Amit-amit. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  memperkirakan bahwa ada sekitar 48 juta orang yang mengalami penyakit bawaan dari makanan setiap tahunnya di Amerika Serikat. Itu sama banyaknya dengan pemakaian toilet di seluruh negeri. Waduh! Bukan hanya di restoran atau supermarket saja, memasak di rumah juga menjadi sumber utama penyakit bawaan makanan. Agar makananmu tidak terkontaminasi bakteri dan penyakit lainnya, ada yang harus kamu ketahui sebelum mengolah makanan: 

Membiarkan Daging/Ayam Mentah Beku Mencair

Menurut FoodSafety.gov, bakteri tumbuh dengan cepat pada suhu ruangan. Karena makanan yang mencair dengan tidak merata, bakteri akan mulai tumbuh pada bagian yang mencair duluan, meskipun bagian lainnya masih beku. Daripada mencairkannya di atas meja, biarkan daging/ayam yang beku meleleh di kulkas, microwave, atau langsung di masak.

Mencuci Ayam Mentah Sebelum Memasaknya

Memang tidak salah mencuci apapun terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan. Namun, kamu sepertinya harus mulai berhenti melakukannya. Lho? Kenapa? Unggas mentah sering membawa bakteri penyebab penyakit campylobacter dan mungkin juga terkontaminasi dengan potagen lain seperti salmonella dan clostridium. Sehingga, membuat kamu lebih rentan terhadap penyakit bawaan makanan. 

Tidak Mencuci Buah dan Sayur

Intinya, baik buah atau sayur harus dicuci dengan bersih. Termasuk yang memiliki kulit (walaupun tidak kulitnya tidak bisa dimakan). Jika kamu berpikir bahwa buah atau sayur yang kulitnya tidak bisa dimakan, seperti alpukat, tidak perlu dicuci; coba pikirkan lagi. Food and Drug Administrationmerekomendasikan untuk mencuci semua produk sebelum memotong atau mengupas, sehingga kamu tidak memindahkan patogen atau kotoran dari kulit ke buah.

Tidak Menggunakan Pengukur Suhu 

Jarang dilakukan oleh semua orang. Ternyata, pengukur suhu sangat diperlukan untuk mendapatkan daging yang baik untuk dikonsumsi. Karena jika kamu melihat daging hanya dari warnanya, itu bukan indikasi kematangan yang bagus. Hal yang sama berlaku untuk mencium atau mencicipi makanan untuk melihat apakah itu masih enak. Foodsafety.gov  menyimpan daftar suhu memasak minimum yang aman. Misalnya, unggas harus dimasak dengan suhu internal 165 derajat Fahrenheit. Steak segar dapat dimasak hingga 145 derajat, dengan waktu istirahat tiga menit.

Lupa Mencuci Tangan

Kamu berpikir wajar untuk mencuci tangan sebelum mulai menyiapkan makanan, tetapi apakah kamu ingat untuk mencuci lagi setelah membuka makanan atau menyentuhnya? Yep, ini merupakan langkah ekstra yang harus kamu lakukan agar tidak terkontaminasi bakteri.

Meninggalkan Makanan Terlalu Lama

Hayo, siapa yang memiliki kebiasaan buruk ini? Meninggalkan makanan yang sedang dimakan, hanya karena mau mengangkat telepon, tidak disarankan. Makanan tidak boleh ditinggalkan selama lebih dari dua jam, dan kemudian, bahkan jika itu ditempatkan di lemari es dan kamu harus mengeluarkannya pada hari berikutnya, makanan harus dipanaskan sehingga cukup panas untuk membunuh organisme yang mungkin telah tumbuh. di sana. Foodsafety.gov merekomendasikan untuk memanaskan sisa makanan sampai suhu internal minimum 165 derajat. Ini juga penting karena bakteri dapat berkembang biak dengan cepat ketika makanan mendingin setelah dimasak. 

Selanjutnya: Bukan hanya dari makanan saja. Bakteri bisa berasal darimana saja dan bersarang dimana saja. Termasuk saat kamu memutuskan untuk tidak mandi. Untuk mengetahui seberapa sering kita harus mandi, seorang ahli memberikan jawabannya untukmu.