Kelly Tandiono: Resolusi 2017: Menikah'

Kelly Tandiono: Resolusi 2017: Menikah
WOOP.ID

Model terkenal Indonesia, Kelly Tandiono, bercerita tentang model, akting, dan keinginannya untuk menikah tahun depan.

Tak perlu waktu lama bagi seorang Kelly Tandiono untuk mengukuhkan eksistensinya di dunia modeling. Tak tanggung-tanggung, wanita ini memulai karir dengan terpilih secara langsung oleh Calvin Klein untuk berjalan di fashion show-nya. Tahun-tahun terlewati, Kelly pun tetap menjadi wajah familiar yang kerap ditemui di majalah fashion ternama ibukota, bahkan belakangan ini merambah ke layar kaca dengan kemunculannya di Asia’s Next Top Model. Perempuan yang terkenal dengan signature bangs-nya ini berbagi cerita kepada WOOP.

ON MODELING…

Walaupun pertama kali di-scout oleh pencari bakat di usia 14 tahun, Kelly baru memulai karir modelingnya di usia 18 tahun. “Sewaktu usiaku 14 tahun, orangtua belum setuju,” jelasnya. “Akhirnya ketika aku kuliah di Singapura, aku memutuskan untuk mencoba. Aku datang ke agency, dan surprisingly, aku diterima. Semua berawal dari situ.”

Perihal akhirnya menjadikan modeling sebagai pilihan karirnya, Kelly mengaku itu pun tak sengaja. “Awalnya aku menjalankan sebagai hobi saja. Tapi ternyata, demand dan booking semakin banyak, barulah aku berpikir bahwa modeling pun bisa menjadi karirku ke depannya. It’s also nice to have people who appreciates your body features. Hidupku berubah menjadi lebih baik berkat modeling,” cerita Kelly.

Ketika ditanya soal Asia’s Next Top Model, Kelly ternyata belum tahu banyak soal kemunculannya di season berikutnya. “Sudah ada panggilan untuk kembali tampil, tapi hanya sebagai guest mentor, jadi tidak seperti season kemarin. I think they’re going to have a different concept, so I don’t know much for now.”

ON ACTING…

Selain sebagai model, Kelly juga menahbiskan namanya sebagai aktris dari tahun 2011. “Film pertamaku adalah film pendek, A B C of Death yang disutradarai Timo Tjahjanto dari Mo Brothers,” jelasnya. Pengalaman pertama ternyata tak terlalu sulit baginya, karena hanya berakting menggunakan ekspresi mata. “Buat aku sebagai model, itu lebih mudah, karena sudah terbiasa seperti itu di depan kamera. Untuk aktor, menyampaikan emosi lewat mata lebih sulit daripada dialog, tapi untukku yang model, itu adalah makanan sehari-hari!” ujarnya sambil tertawa. Pada WOOP, Kelly pun tak tanggung-tanggung menceritakan kecintaannya pada akting saat ini. “Aku suka sekali akting, karena aku bisa menjadi Kelly yang berbeda, setiap kalinya. Dari situ, aku ingin memfokuskan karirku ke akting saat ini. It’s way more challenging – modeling is too easy and boring for me now!

ON SPORTS…

Tubuh rampingnya terbentuk karena ia mencintai dunia olahraga. “Aku sempat menjadi atlet renang dan basket, lho! Tapi, itu semua ketika masih sekolah, sih. ” kata perempuan yang kini menjadi atlet triathlon ini. “Sejujurnya aku baru serius menjadi atlet triathlon, ya di tahun ini. Rajin ikut kompetisi, latihan lari, renang dan sepeda minimal dua kali seminggu. Ternyata semuanya menyenangkan, aku jadi kecanduan ingin kompetisi terus. Syukurnya, aku selalu menang, atau setidaknya dapat podium-lah,” ujarnya dengan senang.

ON LOVE…