Panduan Lengkap, Apa yang Perlu Ibu Ketahui Mengenai ASI

Panduan Lengkap, Apa yang Perlu Ibu Ketahui Mengenai ASI
Apa yang Perlu Ibu Ketahui Mengenai ASI

Memberikan ASI kepada bayi adalah hal yang penting. Inilah pandungan lengkap mengenai ASI untuk bayi kecilmu

Sebagai seorang ibu, tentunya penting memberikan ASI (Air Susu Ibu) kepada bayi. Bahkan pemerintah telah menggalakkan berbagai program edukasi untuk memperkenalkan program ASI eksklusif, yaitu pemberian hanya ASI saja selema 6 bulan pertama kehidupan bayi tanpa makanan tambahan lainnya. Tentunya ini karena pentingnya peranan ASI untuk bayi.

Namun, sayangnya beberapa ibu menyusui pernah merasa ASI-nya hanya sedikit yang keluar. Tentunya ini menjadi momok bagi para ibu menyusui. Beberapa ibu menyusui takut jika ASI-nya tidak cukup untuk menyusui selama 6 bulan.

Kali ini Woop akan membahas pentingnya ASI untuk bayi dan bagaimana agar ibu menyusui memiliki asupan ASI yang cukup untuk anaknya. Yuk, langsung disimak.

Kandungan Terbaik ASI Untuk Bayi

Memberikan ASI eksklusif untuk bayi tentunya sangat penting, sebab manfaat pemberian ASI akan terus dirasakan bayi sampai besar nanti. Ini dikarenakan kandungan ASI yang menakjubkan, seperti:

1. Air

ASI sendiri mengandung air sebesar 87,5%, maka dari itu selama periode ASI eksklusif bayi tidak perlu diberikan minuman dan makanan.

2. Kolostrum

Kolostrum adalah carian ASI yang berwarna berwarna kekuningan dan biasanya keluar pada 1-5 hari pasca melahirkan. Kolostrum kaya akan nutrisi, di antaranya protein, vitamin A, nitrogen, garam, sel darah putih, dan beberapa antibodi tertentu.

Maka dari itu, walau hanya beberapa tetes saja, kandungan ASI pertama sering disebut sebagai imunisasi pertama bagi bayi. Kolostrum pun memiliki kadar gula dan lemak yang lebih rendah dibanding ASI yang dihasilkan kemudian.

3. Karbohidrat

Karbohidrat yang terkandung dalam ASI adalah berupa laktosa. Laktosa sendiri berfungsi sebagai energi untuk otak dan mengurangi bakteri buruk pada perut. Nutrisi ini juga membantu penyerapan magnesium, fosfor, dan kalsium.

4. Protein

Protein pada ASI umumnya terdiri dari 60 persen protein whey dan 40 persen kasein yang memiliki efek perlindungan terhadap infeksi. Keduanya mempunyai kadar yang lebih tinggi daripada susu formula dan tentunya kadar di dalam ASI sangat seimbang agar dapat mudah terserap tubuh.

Dalam ASI juga mengandung asam amino taurin yang berperan untuk perkembangan otak bayi. Selain itu, terdapat kandungan nukleotida yang berfungsi untuk perkembangan usus.

5. Lemak