Rekomendasi Gaya Hidup Sehat untuk Ibu Hamil

Rekomendasi Gaya Hidup Sehat untuk Ibu Hamil
iSTOCK

Lama tidur, banyaknya karbo, protein, dan berapa gelas air per hari adalah gaya hidup yang cocok untuk Ibu Hamil.

Nafsu makan saat seseorang hamil adalah sebuah misteri. Terkadang kalap, terkadang menelan saja butuh perjuangan. 

Namun, intinya kamu sedang hamil dan seperti kata nenek, "makan untuk berdua, bukan sendiri lagi." Dengan kata lain, sebaiknya ada penyesuaian. Gaya hidup. Pola makan. Diet. Ah, seperti kurang saja kepelikan yang dialami ibu hamil.

“Iya, mengubah dan menjaga gaya hidup memang diharuskan untuk seorang perempuan yang sedang hamil,” terang dr. Nessa Wulandari, MGizi, SpGK., dari Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM.

Seperti apa gaya hidup yang disarankan untuk perempuan hamil?

Nessa menjawab, “dimulai dari menu makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dengan komposisi yang seimbang," terangnya. 

Menurutnya, kebutuhan protein seorang ibu hamil biasanya bertambah 20 gram dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Protein tersebut dapat diperoleh dari berbagai macam sumber protein, seperti putih telur, ikan, daging, ayam, dan tahu/tempe. Pilihlah makanan matang dan hindari makanan yang tidak higienis, mentah, serta susu atau produk susu tidak dipasteurisasi untuk mencegah infeksi yang akan membahayakan janin.

Bertambah 20 gram. Artinya, nasihat "makan berdua itu" bukan mitos. 

“Iya, benar!” jawabnya. “Ibu hamil memerlukan kalori dan kebutuhan nutrisi lebih besar dibandingkan perempuan tidak hamil. Hal itu diperlukan untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Namun, porsi makanan yang lebih besar tersebut dihitung sesuai kebutuhan masing-masing ibu hamil sehingga tidak berlebihan yang dapat menimbulkan obesitas,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, “tentunya, kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil berbeda dengan perempuan yang tidak hamil. Ibu hamil memerlukan tambahan 180 sampai 300 kalori/hari (tergantung trimester) dari kebutuhan kalori perempuan yang tidak hamil.”

Selain makanan, berapa banyak air yang harus dikonsumsi olehnya?