5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Karyawan Baru

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Karyawan Baru
iStock

Apa kamu karyawan baru? Sebaiknya tidak melakukan kesalahan ini ya…

Sebagai seorang karyawan baru, kamu harus beradaptasi dengan lingkungan kerja saat ini. Untuk itu, penting buatmu tidak melakukan kesalahan yang memberikan kesan buruk dihari pertama kerja.

Apa saja kesalahan yang biasa dilakukan karyawan baru?

  • Salah Tingkah

Tidak perlu bersikap salah tingkah di hari pertama kamu kerja. Salah tingkah hanya bisa memberikan kesan buruk di mata atasanmu. Tak hanya itu, bisa jadi kamu juga memberikan kesan pertama yang kurang menyenangkan dalam tim kerjamu. 

“Tidak perlu salah tingkah, jadilah diri sendiri. Pengusaha suka melihat seseorang yang dapat membawa ide-ide baru, perspektif segar, dan energi positif ke tempat kerja mereka,” ujar Sophie Graham selaku Careers Adviser dari National Careers Service.

img

  • Menolak Pekerjaan

Baru pertama masuk saja sudah menolak pekerjaan. Ini bisa membuatmu tidak disukai bos. Menolak pekerjaan padahal belum dikerjakan akan membuat banyak orang tidak suka denganmu, termasuk rekan kerja. Kamu harus mau mendengarkan dan belajar dari orang-orang di sekitar. Minta rekan kerja berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka.

“Dukungan mereka akan membantumu membangun dan mengembangkan keterampilan baru dari waktu ke waktu. Pengusaha yang sukses ingin selalu melihat kemajuan dan pengembangan staf mereka. Jadi pastikan untuk mengambil peluang ketika ada tantangan baru datang,” kata Sophie.

  • Jangan Berikan Kesan yang Salah

Kita semua tahu bahwa kesan pertama memiliki ‘efek’ yang tahan lama. Penting untuk diingat bahwa orang-orang akan mengharapkan kamu gugup. Sophie menyarankan untuk tetap bersikap ramah, sopan, dan positif. Kenali rekan kerja barumu dan tunjukkan kepada mereka bahwa kamu bisa berbaur dengan tim.

Selalu coba dan tunjukkan pada rekan kerjamu betapa kamu menghargai dukungan mereka. Jangan pernah menganggap kamu lebih tahu dari mereka. Ingatlah, mereka punya pengalaman lebih banyak soal perusahaan dibanding kamu si anak baru.

img

  • Jangan Berlebihan