6 Kebiasaan Tak Profesional yang Harus Dihindari Milenials

6 Kebiasaan Tak Profesional yang Harus Dihindari Milenials
ISTOCK

Dibilang: kecanduan ponsel, narsis, suka belanja, tidak bisa diandalkan, kebanyakan ngomong/ide tapi minus eksekusi

WOOP.ID - "Dasar milenial," ucapan ini sering kali terdengar dari "para orangtua". Sepertinya setiap orang memiliki uneg-uneg tersendiri terhadap generasi ini.

Dibilang: kecanduan ponsel, narsis, suka belanja, tidak bisa diandalkan, kebanyakan ngomong/ide tapi minus eksekusi (alias berbeda dari generasi tua).

Dan menurut sebuah artikel di Inc., mereka menemukan beberapa kebiasaan negatif yang membuat generasi milenial terlihat kurang profesional. Setelah berbicara dengan banyak pemimpin, Inc. menemukan 17 tabiat. 

Beberapa sih, bisa dibilang karena faktor usia muda. Namun jika kamu termasuk dalam generasi ini, ada baiknya memperhatikan dan mencoba mengubahnya demi perdamaian dunia kantor. 

Kebiasaan Negatif yang Membuat Terlihat Kurang Profesional

1. LEVEL PERCAYA DIRI MELEWATI LAPISAN STRATOSFER

Lebih percaya diri
Terlalu percaya diri

Percaya diri itu penting—faktor esensial untuk meningkatkan karir dan membuka kesempatan.

Namun, terlalu banyak juga bisa diartikan arogan dan tidak tahu diri.

Baca: Ini Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja Secara Profesional

Coba campurkan sedikit rasa rendah hati ke dalamnya, dan selalu bersedia untuk mempelajari hal baru.

"Dengan kata lain, jika tidak tahu jawaban atas sebuah pertanyaan, jangan berlagak seperti ahli," kata Reza Jafery dari Casual Solutions LLC kepada Inc.

2. ANTI MENJAWAB TELEPON 

SHUTTERSTOCK
SHUTTERSTOCK

Konon, para milenial ogah menjawab telepon mereka sendiri, jadi tidak heran jika juga sulit mengangkat telepon di kantor.