Tuesday, 14 May 2019

Penelitian: Bos ‘Beracun’ Bisa Bikin Perusahaan Bangkrut

img detail
iStock

Duh, bos menyebalkan ternyata tak hanya buruk buat karyawan tapi juga bisa bikin perusahaan bangkrut!

Apa kamu pernah bekerja di bawah atasan yang ‘beracun’ atau menyebalkan? Hal ini membuat kehidupan profesionalmu terasa penuh tekanan.

Tak hanya itu, kamu jadi malas ke kantor setiap hari dan kurang semangat kerja karena bos yang ‘beracun’, betul? Kalau begini terus tentu tidak sehat untuk kehidupanmu di masa mendatang.

Bos yang menyebalkan ternyata menurut penelitian tak hanya buruk buat karyawan tapi juga bisa berdampak besar terhadap perusahaan. Sebuah studi dari University of Manchester's Business School menunjukkan bahwa pemimpin yang buruk tidak hanya membuat karyawannya merasa sengsara tapi perilaku ‘beracun’ mereka juga berdampak pada seluruh aspek perusahaan.

 

 

Para peneliti menganalisis 1.200 profesional yang bekerja dari berbagai bidang dan negara dengan mengajukan pertanyaan terkait akan kesejahteraan di kantor. Pertanyaan meliputi bagaimana hubungan mereka dengan atasan masing-masing. Jelas sekali, peserta yang bekerja untuk bos menyebalkan dilaporkan memiliki tingkat kepuasan kerja lebih rendah.

Tak hanya kepada satu atau dua karyawan, sifat ‘beracun’ sang manager memengaruhi perilaku seluruh tim. Bekerja di bawah kepemimpinan bos yang tidak profesional membuat para karyawan cenderung agresif terhadap kolega mereka. Ini demi bisa mengambil pujian atas pekerjaannya.

Studi ini juga menyebutkan bahwa bekerja di bawah atasan dengan ‘arogan’ atau 'narsis' membuat karyawan lebih rentan terhadap depresi klinis. Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh University of Michigan, temuannya juga mengungkap hal serupa. Disebutkan bahwa karyawan yang menjadi sasaran perilaku kasar—termasuk sarkasme dan penghinaan—lebih mungkin mengalami kelelahan mental.

Karyawan yang ‘lelah’ menghadapi bos menyebalkan pada gilirannya membuat mereka lebih impulsif dan mengalami lebih sedikit kontrol diri pada emosi masing-masing. Lalu bagaimana dampaknya terhadap perusahaan?

Tak bisa dipungkiri, sebuah tim mungkin bisa berkinerja baik di bawah kepemimpinan bos ‘beracun’ hanya dalam beberapa waktu. Kinerja mereka tidak mungkin sama dalam jangka panjang karena tekanan yang terus-menerus.

 

 

Para karyawan terikat pada demotivasi dan berdampak pada produktivitas mereka. Tidak hanya itu, karyawan akan cenderung memikirkan kepentingan pribadinya daripada perusahaan. Hal inilah yang membuat perusahaan mungkin kehilangan karyawan berkinerja terbaik hanya karena bos yang buruk.

Lalu seperti apakah ciri-ciri pemimpin hebat yang tidak ‘beracun’?

Para pemimpin hebat bisa menghasilkan karyawan terbaik. Sementara bos ‘beracun’ berkontribusi dalam meningkatkan tingkat gesekan di sebuah perusahaan. Penting buat perusahaan mendorong karyawan agar berani berbicara ketika mereka menghadapi pelecehan semacam ini. Karyawan yang puas dan bahagia bisa lebih berdedikasi tinggi dan loyal terhadap perusahaan.

 

Selanjutnya: ketahui empat bentuk diskriminasi terhadap perempuan yang sering di kantor. 


MORE ARTICLES


POPULAR ARTICLES
MORE CAREER
MORE TRAVEL
MORE INTERVIEW
MORE BEAUTY & STYLE
MORE MONEY
MORE HEALTH
MORE RELATIONSHIP
MORE HOUSE DECOR