Ini yang Terjadi Saat Kita Cukup Makan Sayur

Ini yang Terjadi Saat Kita Cukup Makan Sayur
ISTOCK

Perubahannya dramatis. 

Waktu kecil selalu mendengar orangtua bilang, "Makan sayur yang banyak, ya." Reaksi kita? Coba pilih jawaban paling benar: a) mematuhi karena takut diomeli; b) menolak mentah-mentah dan menangis sejadi-jadinya; c) mulut pura-pura mengunyah tapi tangan bergerak di bawah meja dan membuang makanan hijau bernasib sial itu; d) memutar bola mata dan menirukan ucapan orangtua begitu mereka berbalik badan; e) makan sayur lalu pura-pura sakit perut. Apapun jawabanmu, WOOP is not judging you (yes, you!). Karena sepertinya, satu-dua kali kita mungkin pernah tidak mematuhi perkataan orangtua. 

Namun, jika dipikir-pikir kenapa sih, orangtua selalu mengulang "mantra" yang sama meskipun efek ajaibnya seringkali berupa kegagalan dan protes? Bagi yang masih butuh motivasi untuk makan sayur, baru-baru ini Hello Giggles membuat daftar tentang manfaat super hebat dari mengkonsumsi sayur. Ini yang akan terjadi jika kita mengadopsi diet kaya sayuran. 

Sistem pencernaanmu akan bekerja dengan lebih efisien. Semua orang tahu (bahkan yang tidak suka) sayuran kaya akan serat, yang artinya sistem pencernaan akan berfungsi dengan lebih lancar dan regular. Di artikel ini juga ditekankan pentingnya meningkatkan asupan air bersamaan dengan sayuran; jika tidak, konstipasi bisa jadi terjadi. 

Kamu bisa hidup lebih lama. Diet berdasarkan pada tanaman memiliki kaitan yang erat dengan kondisi lebih sehat: tekanan darah lebih rendah, kolesterol berkurang, mengurangi resiko kanker, level gula darah lebih sehat, dan BMI lebih rendah. Sebuah penelitian dari Imperial College London menemukan bahwa mengkonsumsi lebih dari lima porsi buah-buahan dan sayuran sehari akan mengurangi resiko serangan jantung, serangan otak, kanker, dan kematian dini. 

Kulitmu akan bersinar. Jangan hanya menghabiskan uang dengan membeli masker atau krim mahal! Sebuah studi dari tahun 2014 menyimpulkan bahwa memperkenalkan lebih banyak sayuran pada diet akan meningkatkan tekstur dan penampakan kulit. "Phytonutrients, vitamin C, dan kandungan air tinggi menghidrasi kulit dan mengurangi kerutan," kata penelitian tersebut. 

Bayimu akan lebih sehat. Ini khusus untuk mereka yang sedang hamil atau berencana hamil atau punya teman/keluarga sedang hamil. Jika kamu selama ini tidak suka sayuran, cobalah untuk sedikit lebih fleksibel saat sedang hamil. Pasalnya, seorang ibu hamil membutuhkan jumlah folic acid yang cukup untuk memproduksi lebih banyak sel darah merah, yang akan mengurangi resikoneural tube defects (cacat otak, tulang belakang, atau spinal cord) dan spine bifida selama periode perkembangan janin. Nah, folic acid ini bisa ditemukan di tumbuhan polong, alpukat, dan sayuran berdaun gelap seperti bayam, brokoli, asparagus, juga buah-buahan sitrus dan jus.