Saffron, Rempah Termahal di Dunia yang Bisa Cegah Kanker

Saffron, Rempah Termahal di Dunia yang Bisa Cegah Kanker
istock

Tahukah kamu tentang saffron? Wajib tahu karena punya banyak manfaat buat kesehatan. 

Tidak asing dengan saffron? Rempah-rempah ini memang sedang dicari oleh banyak orang karena memiliki banyak khasiat. Bagi yang belum tahu, saffron merupakan rempah-rempah berasal dari putik bunga crocus sativus.

Yang membuat harganya begitu mahal adalah karena proses panennya terbilang sangat panjang. Rempah satu ini dibanderol dengan harga yang cukup fantastis. Bahkan untuk 450 gram saffron biasa harganya bisa mencapai US$5 ribu (Rp72 jutaan). Meski harganya selangit, efek positif yang timbul dari mengonsumsi saffron ini juga tidak main-main lho. Katanya sampai bisa mencegah kanker. Masa sih?

1. Meningkatkan mood dan mengobati gejala depresi

img

Saffron mendapat julukan 'rempah-rempah sinar matahari'. Itu bukan hanya karena warnanya yang cerah tapi karena dapat membantu mencerahkan suasana hatimu. Studi lain menemukan bahwa mengonsumsi 30 mg saffron setiap hari sama efektifnya dengan fluoxetine, imipramine, dan citalopram yaitu pengobatan konvensional untuk depresi. 

2. Mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker

img

Dalam penelitian tabung reaksi, saffron dan senyawanya telah terbukti membunuh sel-sel kanker usus besar secara selektif atau menekan pertumbuhannya. Efek ini juga berlaku untuk kulit, sumsum tulang, prostat, paru-paru, payudara, leher rahim, dan beberapa sel kanker lainnya.

3. Bisa mengurangi gejala PMS

img

Pre-menstrual syndrome (PMS) adalah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosi, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi. Pada perempuan usia 20 sampai 45 tahun, mengonsumsi 30 mg saffron setiap hari lebih efektif daripada plasebo dalam mengobati gejala PMS, seperti iritabilitas, sakit kepala, dan nyeri perut.

4. Meningkatkan daya ingat

img

Bagi para penderita alzheimer mengonsumsi saffron sangat disarankan karena dapat meningkatkan daya ingat. Ternyata penggunaan saffron sebagai alternatif untuk mengobati penyakit alzheimer dalam kategori ringan hingga sedang jauh lebih baik. Ketimbang mengonsumsi obat donepezil sebagai pengobatan konvensional yang memang diperuntukkan mengatasi penyakit satu ini.