Review Acaraki Jamu—Sensasi Menjajal Jamu dengan Teknik Baru

Review Acaraki Jamu—Sensasi Menjajal Jamu dengan Teknik Baru
(Dok. Marketeers)

Masih merasa gengsi untuk meminum jamu? Cobalah pergi ke Acaraki, dijamin jamu bukan sekadar minuman kuno lagi.

Rating
  • Ambience
  • Menu
  • Service
  • overall

Mungkin tak pernah terpikir sebelumnya untuk menikmati seduhan jamu di tempat yang biasanya diisi oleh racikan kopi atau teh kekinian. Namun, Acaraki Jamu mengubah persepsi tersebut seketika. Keberadaan kafe ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri karena Acaraki mencoba menyuguhkan minuman tradisional khas Jawa itu dengan pulasan konsep modern. Lalu, bagaimana penilaian Woop untuk kedai jamu yang satu ini? Just check it below!

Ambience

View this post on Instagram

Rutinitas hari Senin bukan cuma kerja keras, tapi menghasilkan ide-ide tanpa batas. #JamuNewWave #IndonesiaMenjamu

A post shared by Acaraki (@acaraki.jamu) on

Suasana di Acaraki Jamu sangatlah hangat dengan sentuhan lampu kuning dan deretan dekorasi yang berlatar kuno. Nuansa vintage terlihat dari perpaduan dinding bata bercat putih dengan lantai kayu. Telingamu juga akan dimanjakan karena diputarnya beragam musik Indonesia yang syahdu. Memasuki ke bagian dalam, ada meja bar yang memungkinkanmu untuk bisa melihat langsung proses penyeduhan jamu di Acaraki. Tempat ini begitu nyaman untuk kamu yang ingin rehat sejenak dari panasnya jalanan di daerah Kota Tua. Dan, ssst… tempatnya juga Instagrammable lho!

Ambience

View this post on Instagram

Usaha yang telah kita berikan tidak akan mengkhianati hasil akhir. #TheArtOfJamu #JamuNewWave

A post shared by Acaraki (@acaraki.jamu) on

View this post on Instagram

Saranti menghadirkan rasa tenang yang kamu butuhkan. #JamuNewWave #IndonesiaMenjamu

A post shared by Acaraki (@acaraki.jamu) on

Minuman pertama yang Woop coba ialah Saranti Ice (Rp 25.000). Minuman ini merupakan olahan jamu yang dimodifikasi karena berisi beras kencur, creamer, susu, dan gula. Tak disangka, perpaduan keempat bahan tersebut menghasilkan rasa yang unik di antara gurih dan manis. Tenang, rasa otentik dari beras kencurnya tak hilang sama sekali kok! Selain itu, saat tekstur dari Saranti Ice ini agak kental. Bagi kamu yang ingin meminum jamu dengan sedikit sentuhan modern, menu ini layak dipilih. Selanjutnya, ada Kunyit Asam Tubruk (Rp 20.000). Menu ini ialah salah satu menu khas dari Acaraki karena kunyit asam tersebut diolah dengan teknik manual brew, digiling menggunakan grinder dan dimasukkan ke dalam gelas french press. Metode yang lebih familiar kita jumpai di coffee shop, ya? Perihal rasa, meskipun didominasi oleh kunyit asam, tetapi rasa asamnya masih ‘ramah’ dan tidak getir di lidah. Woop menyarankan kamu untuk memikmatinya tanpa tambahan gula lagi agar rasa yang dihasilkan tetap pas. Terakhir, ada Iced Dutch Jamu (Rp 30.000) yang proses penyeduhannya sama seperti membuat Kopi Cold Brew karena menggunakan teknik tetes selama 8 jam. Hmm, semakin bingung ya untuk mencoba yang mana?

Menu

Service

Semua pelayan di sini cukup informatif karena tak sungkan untuk berbagi pengetahuan tentang jamu. Sangat cocok bagi kamu para first timer sebagai peminum jamu. Selain itu, kamu juga tak perlu dibiarkan diam menunggu lama untuk menunggu pesananmu datang karena apapun menu yang kamu pesan di sini akan disuguhkan secara tepat waktu.

Service

Baca: Review Giyanti Coffee Roastery—'Feels Like Home'

Location & Opening Hours

Acaraki Jamu berlokasi di Gedung Kertaniaga, tepat di sebelah Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta. Memang agak sulit menemukannya karena kamu harus memasuki sebuah lorong dan tidak ada papan nama di bagian depannya. Hmm, definitely, Jakarta’s hidden gem! Acaraki Jamu sendiri beroperasi mulai jam 10.00 siang hingga 22.00 malam.

Kekurangan

Kurangnya variasi menu camilan atau makanan pendamping untuk meminum jamu sebenarnya amat sangat disayangkan sekali. Pasti akan lebih lengkap rasanya apabila beragam camilan tradisional khas Indonesia turut terhidang di meja.

Kesimpulan

Acaraki benar-benar menawarkan pengalaman meminum jamu yang istimewa dan berbeda, terlebih lagi menjadi suatu hal yang langka untuk memiliki pengalaman seperti ini di kota besar. Really love the innovative concept and idea. So, kudos for you, Acaraki! And oh, you all must try this place ya!

Selanjutnya: Review GILI Coffee, Nongkrong Asyik Tak Kuras Dompet

Loading Facebook Comment ...