Bicara Soal Gender sampai Bullying - Interview Jovi Adhiguna

Bicara Soal Gender sampai Bullying - Interview Jovi Adhiguna
WOOP.ID

Vlogger Indonesia ini bercerita tentang "labelnya" dan rasa optimismenya. Seperti apa tanggapannya?

WOOP.ID - Jovi Adhiguna adalah seorang beauty vlogger dan juga seorang selebgram. Sebelum masuk ke sesi interview, yuk ketahui lebih dalam mengenai Jovi Adhiguna.

Fun Fact About Jovi Adhiguna

  1. Memulai menjadi YouTuber sejak tahun 2015
  2. Jovi Adhiguna ternyata memang bermimpi menjadi fashion stylist sejak kecil
  3. Inspirasi fashion Jovi Adhiguna berawal dari kesukaannya terhadap anime
  4. Kamar Jovi Adhiguna dihiasi oleh banyak dekorasi flamingo
  5. Jovi Adhiguna mengakui menyukai unicorn

Biografi Singkat Jovi Adhiguna

Interview Woop dengan Jovi Adhiguna

Jovi Adhiguna tertawa lebar saat mendengarkan permintaan maaf saya saat kami bertemu muka untuk pertama kalinya. "Kirain aku yang salah kirim, lho. Haha," ujarnya tertawa, memperlihatkan deretan rapi gigi putih, dua lesung pipit, dan matanya ikut berbinar geli. 

Putar ulang adegan 45 menit yang lalu. Bangga tiba tempat waktu yang sudah disepakati bersama, saya mengirim pesan kepada Jovi bahwa saya telah tiba dengan selamat dan menunggu instruksi lebih lanjut. Ini balasannya:

"Hahhhh? Plaza Indonesia? :((("

Ternyata saya salah baca, alhasil salah tempat. Malu dan merasa seperti orang bodoh sedunia? Melampaui lapisan mesosfer. Setelah meminta maaf dan berjanji akan secepatnya terbang ke sana, balasannya:

"Hahahahahah gak papa santaiii. Aku jam 7 ada acara lagi aja pokoknya." 

"Kabarin aja kalau udah sampe."

Akhirnya kami bertemu—sama sekali tidak sulit mencarinya di antara yang lain dengan tinggi badan 173 dan rambut gondrong—dan yah itu... Jovi menanggapi permintaan maaf saya dengan santai. Untuk seseorang yang sudah lumayan sering mewawancarai nama terkenal, tidak sulit untuk mengenali bahwa "kesantaiannya" itu murni.

Menyukai Flamingo, Dragon Ball, dan Unicorn

Selama hampir satu jam kami mengobrol, Jovi menjawab semua pertanyaan saya dengan santai, ekspresif, sambil sesekali merapikan rambutnya. Bahkan saat dia mengatakan bahwa dirinya sudah sejak lama suka anime, flamingo, dragon ball, dan mahluk mitologi seperti unicorn (di profil Instagramnya tertulis: content creator and part time unicorn) dan saya dengan idiotnya menyeletuk, "aneh juga ya, cowok suka unicorn."

"Kenapa aneh kalau cowok suka unicorn," tanyanya santai. "Ini seperti norma, kebiasaan yang selama ini ada di masyarakat. Misalnya, saat kita masih sekolah dulu, selalu diajarin kalau gambar gunung itu begini: dua gunung, ada jalanan, matahari di atasnya (sambil menggambarkannya di atas meja). Kalau nggak begitu, yah salah. Padahal 'kan, harusnya nggak papa kalau berbeda," tukasnya dengan serius. 

Awal Karir Sebagai Infuencer